Surat untuk ibu
Wahai Ibu . . . . .
Perjuanganmu
sangat mendetak di qalbuku
Walaupun aku
keluar dengan tangis
Engkau tetap
menyambutku dengan senyum
Rasa sakit tak
engkau rasakan di setiap nafasmu
Namun deritamu
tak begitu kau nampakkan
Sungguh engkau tuhan
duniaku
Wahai Ibu.....
Engkau sinari
hidupku dengan sinar kasihmu
Apa artinya
hidupku tanpa dirimu
Apa gunanya aku
tanpa berbakti kepadamu
Sungguh
bodohnya diriku jika aku tak sayang padamu
Wahai Ibu . . . .
Bimbinglah aku
dengan cahaya kasihmu
Tunjukkanlah
aku untuk menempuh setiap langkahku
Tuntunlah aku
dikala aku tersesat di rumbukkan kegelapan
Dan bunuhlah
perkataanku jika tak sesuai dengan alur ceritamu
Karena aku
sangat butuh engkau wahai ibuku
Wahai Ibu . . . . .
Kasih sayang
dan cintamu sungguh luar biasa
Hingga apa yang
aku miliki tak cukup untuk membalas kasihmu
Berjuta terima
kasih pun tak cukup aku haturkan kepadamu
Beribu berlian
pun tak membalas berlian kasih sayangmu
Aku hanya bisa
satu hal ibu......
Bibirku akan
bersaksi di hadapan alam semesta
Dan tanganku
akan menunjukkan
Bahwa engkau
adalah penunjuk hidupku,
Pencerah
jalanku, dan yang menunjukkan aku
Kepadamu
ya Illahi
Rabbi.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar