Jumat, 11 Mei 2012

Surat untuk ibu

Surat untuk ibu

Wahai Ibu . . . . .
Perjuanganmu sangat mendetak di qalbuku
Walaupun aku keluar dengan tangis
Engkau tetap menyambutku dengan senyum
Rasa sakit tak engkau rasakan di setiap nafasmu
Namun deritamu tak begitu kau nampakkan
Sungguh engkau tuhan duniaku

Wahai Ibu.....
Engkau sinari hidupku dengan sinar kasihmu
Apa artinya hidupku tanpa dirimu
Apa gunanya aku tanpa berbakti kepadamu
Sungguh bodohnya diriku jika aku tak sayang padamu

Wahai Ibu . . . .
Bimbinglah aku dengan cahaya kasihmu
Tunjukkanlah aku untuk menempuh setiap langkahku
Tuntunlah aku dikala aku tersesat di rumbukkan kegelapan
Dan bunuhlah perkataanku jika tak sesuai dengan alur ceritamu
Karena aku sangat butuh engkau wahai ibuku

Wahai Ibu . . . . .
Kasih sayang dan cintamu sungguh luar biasa
Hingga apa yang aku miliki tak cukup untuk membalas kasihmu
Berjuta terima kasih pun tak cukup aku haturkan kepadamu
Beribu berlian pun tak membalas berlian kasih sayangmu

Aku hanya bisa satu hal ibu......

Bibirku akan bersaksi di hadapan alam semesta
Dan tanganku akan menunjukkan
Bahwa engkau adalah penunjuk hidupku,
Pencerah jalanku, dan yang menunjukkan aku
Kepadamu
ya Illahi Rabbi.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar