Cinta bertepuk sebelah tangan
Aku mencoba berdiri tegak
Melawan kerasnya ombak
Dengan kencangnya angin laut
Menusuk kalbu,mengkerut
Aku harus bisa
Dalam keadaan yang nyata
Dengan kerasnya cemburu
Yang membelenggu di kalbu
Aku jangan sampai melengkung
Melihat sang putri berkecipung
Harus tetap senyum,harum
Walaupun hati sedang kusum
Aku harus tegar
Dengan besarnya api menyambar
Dengan banyaknya gentar mengencang
Dengan kencangnya getar mengguncang
Hati hanya bisa tersenyum semu
Akan pahitnya cinta terselumbu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar