Cinta mati
Di dalam lorong waktu kehidupan
Di iringi dengan awan-awan kehampaan
Gerimis mengiris aliran nadi
Menusuk-nusuk mencincang hati
Kau taburi aku dengan kepedihan
menjalar
Kau beri aku duri-duri mawar
Mengikis dataran pasir lautan
Habis, runtuh tak karuan
Kau mau apa???
Apa kau ingin menagih kebun firdaus
yang aku tata untukmu?
Apa kau ingin aku luntur dengan
jilatanmu?
Aku bingung dengan tatapan matamu
Kau boleh menari-nari ria di
hadapanku
Kau boleh memberi setetes madu manis
untukku
Walaupun hatiku seperti puzzle
berantakan
Menahan terpaan badai pasir
menghadang
Aku tetap menahan di setiap hembusan
Agar kau sadar, ketabahan benteng
berderang
30-april-2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar